Jumat, 16 Maret 2018

Madrasah Literasi: Best Practice Literasi Sekolah


Judul: Madrasah Literasi: Best Practice Literasi Sekolah
Penulis: Ahmad Hanapiyah, Guru MTs Negeri 2 Tangerang Banten
ISBN: 978-602-569-099-0
Penerbit: Pustaka Media Guru
Terbit: Februari 2018

MEMBACA adalah jantungnya pendidikan. Membaca merupakan batu loncatan bagi keberhasilan di sekolah dan dalam kehidupan kelak. Tanpa membaca pendidikan akan mati. Tanpa kemampuan membaca yang layak keberhasilan siswa di jenjang sekolah lanjutan dan, apalagi, di perguruan tinggi adalah tidak mungkin.

Semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Oleh sebab itu setiap anak harus benar-benar dibekali dengan keterampilan literasi dasar, yaitu membaca dan menulis. Guru harus benar-benar memahami betapa pentingnya keterampilan literasi dasar bagi setiap siswanya dan mengupayakan dengan sungguh-sungguh agar setiap anak mendapatkannya.

Guru yang tidak mampu mengembangkan keterampilan literasi siswanya pada hakikatnya adalah guru yang gagal. Lalu, bagaimana merancang program pembiasaan budaya baca di sekolah? Buku karya Ahmad Hanapiyah ini adalah salah satu contoh nyata merancang literasi sekolah. Ini bukti nyata bahwa di tengah keterbatasan yang dimiliki sekolah/madrasah, seorang guru bisa membuat sebuah perubahan. Mengeluh tak akan ada gunanya. Memulai, meski hanya sedikit ada gunanya.

Buku ini merupakan catatan pengalaman penerapan gerakan literasi sekolah. Tim gerakan literasi madrasah MTs Negeri 2 Tangerang menerapkan berbagai upaya literasi dari nol hingga mencapai hasil yang baik.

Buku best practice ini dapat menjadi pilihan panduan literasi sekolah bagi pendidik, pustakawan, kepala sekolah, pengawas, orang tua, pengambil kebijakan Diknas dan Kemenag, instansi/lembaga literasi, serta komunitas literasi. Buku ini disarankan dimilki para guru dan penggerak literasi oleh Satria Dharma, penggagas Gerakan Literasi Sekolah. (*)

SHARE THIS

Author:

Akun resmi pengelola website Perkumpulan Guru Madrasah Penulis.

0 komentar: