Minggu, 20 Mei 2018

Pergumapi Ajak Guru Madrasah Melek Literasi

Ketua Pergumapi (kiri) memberikan penghargaan kepada anggota yang produktif menulis.
PENDIDIKAN merupakan persoalan penting setiap bangsa, karena dari pendidikan dapat diukur kualitas suatu bangsa. Salah salah satu faktor penentu kualitas hasil pendidikan adalah guru. Sebagai agent of change guru memiliki peran yang besar dalam membangun generasi penerus bangsa. Sehingga keberadaan seorang guru sangat penting dalam pendidikan. Meskipun notabene saat ini anak-anak dapat belajar dari media online tetapi kehadiran guru tetap dibutuhkan.

Pesatnya perkembangan teknologi membawa konsekuensi bagi guru untuk terus belajar guna meningkatkan kompetensi diri. Karena jika kegiatan belajar oleh guru ini terhenti maka benar-benar akan terjadi hal yang tidak diinginkan bersama, yaitu bahwa kehadirannya tidak lagi dibutuhkan oleh anak didik.

Salah satu jalan yang dapat ditempuh untuk menjadi guru pembelajar adalah melalui pembudayaan literasi dalam diri guru. Kemampuan literasi seorang guru erat kaitannya dengan  budaya membaca dan menulis yang dimiliknya. Seberapa banyak buku yang dibaca, variasi ragam bacaan yang dibaca akan turut menentukan seperti apa kemampuan literasi guru.

Dalam rangka mengakomodir pembudayaan literasi dalam diri guru maka guru madrasah membentuk sebuah organisasi yang diberi nama Pergumapi (Perkumpulan Guru Madrasah Penulis). Organisasi ini dideklarasikan 18 Mei 2017 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan ketua umum terpilih Siska Yuniati, S.Pd. Organisasi ini telah mengantongi Akta Notaris No 015 tanggal 14 Mei 2018 dan SK Menkumham Nomor AHU-0006654.AH.01.07. Tahun 2018 tertanggal 15 Mei.

Meskipun belum lama berdiri organisasi yang beranggotakan guru madrasah dari seluruh Indonesia yang concern terhadap lierasi ini telah banyak melakukan aktivitas, seperti: mengadakan kuliah daring, menerbitkan buku karya guru secara perorangan maupun buku antologi, mengelola website, mengadakan seminar, serta workshop. Geliat menulis para guru madrasah makin terasa sejak berdirinya Pergumapi ini. Terbukti banyaknya tulisan karya guru yang bermunculan baik berupa buku, opini, cerpen, maupun puisi. Bagaimanapun juga sebuah wadah memang tetap diperlukan agar semangat literasi tidak pernah padam. Selain itu hadirnya Pergumapi juga merupakan wujud  inspirasi dari geraskan literasi madrasah. Pergumapi ajak guru madrasah melek literasi.

Noor Shofiyati, S.Pd., guru MTsN 9 Bantul, Wakil Sekjen Perkumpulan Guru Madrasah Penulis. Tulisan ini diterbitkan pertama kali di Harian Republika edisi 20 Mei 2018.

SHARE THIS

Author:

Akun resmi pengelola website Perkumpulan Guru Madrasah Penulis.

2 komentar:

  1. Saya mengucapkan syukur Alhamdulillahirobbilalamin bisa bergabung dengan pergumapi yang mengenalkan saya dengan orang-orang hebat, Insyaallah semakin memotivasi saya untuk bisa beristiqomah dalam berkarya dan keluar dari zona nyaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah semangat bergabung di Pergumapi, Bu. Mari bersama-sama beraksi di sini untuk kualtias diri yang lebih baik. :)

      Hapus