Selasa, 20 Februari 2018

Guru Harus Bebas TBC

Monitorriau.com

Dra. Ayu Dewi Widowati
Guru MTs Negeri 2 Yogyakarta, Ketua Bidang Penulisan Media Massa Pergumapi

Sengaja judul opini saya buat agak “nyleneh” supaya banyak orang yang penasaran dan ingin  membacanya. TBC di sini bukanlah suatu penyakit yang menyeramg paru-paru, tetapi TBC di sini adalah singkatan kata “Tidak Bisa Computer”.

Di era globalisasi ini, kemampuan menggunakan IT sangat diperlukan dan harus dikuasai oleh seorang Guru. Sangat disayangkan kalau masih ada Guru yang gaptek/gagap teknologi, atau pun Tidak Bisa Computer alias TBC.

Fasilitas komputer/laptop hampir sudah dimiliki oleh semua guru, kalau pun tidak ada, Guru bisa menggunakan fasilitas komputer yang ada di sekolahnya masing-masing.

Namun kadang ada sebagian guru yang tidak mau belajar menggunakan perangkat komputer/laptop dengan baik. Guru tersebut kadang hanya “njagakke” kebaikan teman-temannya. Mereka tidak mau belajar dan mencoba membuat program-program pembelajaran menggunakan komputer/laptop. Kadang program-program administrasi dan pembelajaran mereka miliki dari hasil copas alias copy paste saja. Memang tidak salah kalau kita harus copy paste, namun ada program-program pembelajaran yang harusnya kita kuasai sendiri, kita desain dan kita buat sendiri dengan ilmu dan kemampuan yang kita miliki dalam memanfaatkan teknologi.

Minimal seorang guru harus menguasai program Words, Excel dan PowerPoint untuk membuat segudang administrasi guru seperti silabus, RPP, form-form penilaian, pengolahan nilai, dan program penayangan bahan pembelajaran siswa. Guru sebaiknya belajar dan terus belajar baik dari segi keilmuannya, maupun dari segi penguasaan IT nya, agar tidak ketinggalan zaman dan tetap up to date.

Guru sekarang dituntut untuk “melek informasi”, bisa mencari informasi, membuat program dan menggunakannnya dalam proses pembelajaran di kelas. Miris rasanya mendengar cerita dari seorang Widya Iswara bahwa saat beliau memberikan pelatihan bagi guru-guru, masih ada guru yang baru bisa membuka dan menutup laptop saja. Jangan sampai guru kalah dengan siswa, karena guru yang akan mentransfer ilmu kepada anak didiknya. Sebaiknya guru lebih dulu menguasai bahan yang akan diajarkan, seperti pepatah mengatakan guru adalah Dalang yang lebih dahulu memahami jalan cerita atau istilahnya “menang sewengi” dari wayang/anak didiknya. Jadi seorang Guru dalam mempersiapkan bahan mengajarnya diibaratkan seorang dalang yang bisa menguasai jalan cerita yang akan disampaikannya kepada anak didiknya.

Guru yang bisa memanfaatkan teknologi informatika akan lebih disukai oleh anak didiknya, apalagi kalau media IT dimanfaatkan secara maksimal  dalam proses pembelajaran di kelas,  siswa akan lebih tertarik belajarnya. Contoh penayangan bahan pelajaran dengan program PowerPoint yang sarat dengan berbagai animasi yang lucu dan menarik.

Sesungguhnya kalau kita punya niat, kita pasti bisa, tidak ada kata tidak mungkin di dunia ini. Kalau kita berniat belajar komputer kita pasti bisa, apalagi kita punya sarananya. Kita bisa belajar kapan saja, di mana saja dan belajar dari siapa saja. Tidak usah malu untuk belajar meski pun dengan anak/ teman yang lebih muda usianya dari kita. Tidak ada kata terlambat dalam belajar, “Belajarlah sejak  dari ayunan sampai ke liang kubur”, dan “Tuntutlah ilmu (walau harus) sampai ke negeri Cina”.

Bagi bapak/ibu guru yang belum bisa memanfaatkan komputer dengan baik dan maksimal, marilah kita belajar dengan sungguh-sungguh, (hal ini juga mengingatkan pada diri saya sendiri),  mari kita  belajar, belajar dan terus belajar agar kita menjadi lebih profesional. Kita manfaatkan teknologi yang semakin canggih ini semaksimal mungkin, agar kita bisa memanfaatkan teknologi ini dalam proses belajar mengajar kita. Yakinlah kita akan lebih dipermudah dengan adanya teknologi informatika yang akan membantu kita terutama dalam mengerjakan administrasi pembelajaran, pengolahan nilai dan menyampaikan bahan ajar kepada siswa didik kita tercinta.

Segala jerih payah dan usaha kita, kita niatkan sebagai bagian dari pengabdian kita di bidang pendidikan kepada nusa bangsa Indonesia tercinta, dan insya Allah bernilai ibadah. Marilah kita berantas “Buta Teknologi  Informatika”di kalangan guru – guru. Guru harus benar-benar bebas TBC.... (*)

SHARE THIS

Author:

Akun administrator website Perkumpulan Guru Madrasah Penulis.

0 komentar: